Sejarahnya Hari Bumi, Momentum Selamatkan Lingkungan

Dipublikasikan oleh admin pada 22 Apr 2021

Hari Bumi dicetuskan pertama kali oleh senator Amerika Serikat Gaylord Nelson 51 tahun yang lalu, yang dibarengi menguatnya kesadaran publik untuk menjaga ekosistem. Pada tahun ini momentum hari bumi mengambil tema #RestoreOurEarth, yang berfokus untuk pengembangan teknologi hijau, dan pemikiran inovatif yang dapat memulihkan ekosistem dunia.

Gaylord Nelson Lahir di Hutan Utara Wisconsin pada tahun 1916, Nelson dibesarkan dengan mengagumi keindahan tanah Wisconsin. Ia sendiri adalah tokoh perjuangan dalam melawan degradasi lingkungan dan ketidakadilan sosial di abad kedua puluh, Nelson memulai karier politiknya sebagai orang yang percaya pada kekuatan politik warga biasa dan kemampuan pemerintah untuk mempromosikan kebaikan publik. Perhatian Nelson tertuju pada mereka yang berada di kota dan pedesaan yang kurang beruntung. Ia tidak pernah mengabaikan biaya sosial dan ekologi dari inovasi dan perluasan industri.

Baca juga: Ikatan Cinta Antara Hutan dengan Diri, Refleksi untuk Beristirahat

Gaylord Nelson

Nelson berkontribusi pada reformasi liberal dalam perlindungan lingkungan termasuk mengusulkan 22 April 1970 sebagai hari bagi orang Amerika untuk berbicara tentang krisis lingkungan yang dihadapi. Dukungan publik yang besar memaksa politisi untuk melihat seberapa besar masalah lingkungan yang ada dan seberapa besar perhatian publik akan hal itu.

Dukungan publik besar-besaran untuk Hari Bumi memaksa politisi untuk melihat parahnya masalah dan sejauh mana perhatian publik. Hari Bumi yang pertama mendorong Kongres untuk membuat beberapa undang-undang lingkungan AS yang paling penting.

Tampilan depan The New York Times, pada hari bumi tahun 1970 (dok: NY Times)

Nelson terinspirasi oleh gerakan anati perang mahasiswa, ia menanamkan energi yang sama saat kesadaran publik muncul akan polusi udara dan air. Inspirasinya ia mulai tuangkan dengan memulai untuk mengajar di kampus-kampus dan membujuk rekannya Pete Mcloskey anggota Kongres dari Partai Republik untuk mengajar juga, keduanya merekrut Denis Hayes aktivis muda saat itu, ia dikenal sebagai advokat lingkungan. Mereka mengatur untuk mengajar di kampus-kampus dan memilih tanggal 22 April untuk memaksimalkan partisipan karena hari tersebut merupakan hari kerja diantara liburan musim semi dan ujian akhir.

Hayes membentuk staf nasional sebanyak 85 orang untuk mempromosikan acara mereka di seluruh negeri, yang kemudian rencana pengajaran tersebut diubah namanya menjadi Hari Bumi yang pada akhirnya memicu banyak perhatian media nasional dan menyebar ke seluruh negeri.

Baca juga: World Wildlife Day 2021 Mempertahankan Manusia dan Planet

Hari Bumi saat itu telah menginspirasi +20 juta orang Amerika untuk berdemonstrasi menentang dampak pembangunan industri selama 150 tahun yang telah banyak meninggalkan warisan polusi serius. Kini Hari Bumi menjadi perayaan penting bagi dunia dalam mengingatkan kita akan masalah lingkungan dan pemecahannya yang harus diatasi, karena semuanya memerlukan bumi yang sehat untuk kelangsungan dan kebahagian manusia di dalamnya.

Yuk, ikut #JagaHutan dan #JagaBumi dengan cinta, karena manusia dan alam dapat hidup harmonis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2021 Hutan Itu Indonesia. All Rights Reserved.
cross