Komoditas Pangan

 Secara alami, hutan menghasilkan buah-buahan, biji-bijian, umbi-umbian, pati-patian dan sayur-sayuran sebagai sumber pangan nabati untuk dikonsumsi, contohnya kacang-kacangan, minyak-minyak yang bisa dimakan dan rempah-rempah serta olahan lainnya. Di Pesona Hutan 2021, kita akan banyak mengenali olahan HHBK komoditas pangan yang diolah atau dikelola oleh kelompok komunitas hingga unit usaha kecil dan menengah dari berbagai daerah di Indonesia. 

Yuk, kita kenali produk komoditas pangan Hasil Hutan Bukan Kayu di sini.

Bawang Goreng “Dua Putra”

Ibu Irma, Desa Soulove

Bunga Telang Organik

UMKM Istana Datin Anom

Chocolate Chips SAMANGSIR

Koperasi Bentang Karya Lestari (BeKaL)

Coockies Mangrove (Mangkies)

Banyu Segara

Gula Aren Liquid Botol Kerucut

Neera Gula Aren

Gulau Enau

Komunitas Desa Air Terjun

Gula Kelapa Kristal

Katingan dan Kotawaringin Timur

Gula Semut Aren

Kelompok Tani Hutan

Jahe Merah Pelawi

Posyandu Pelawi Kampung Sukajadi

Kacang Mente Panggang

Katingan dan kotawaringin timur

Kokoa su-re

Sustainability & Resilience Co

Kopi Anggi

Koperasi Bentang Karya Lestari (BeKaL)

Kopi Bantian

Katingan dan Kotawaringin Timur

Kopi Jahe Merah

Kelompok Usaha Bersama Batas Negeri Indonesia

Kopi Lada Hitam

Kelompok Usaha Bersama Batas Negeri Indonesia

Kopi Minyambouw

Koperasi Bentang Karya Lestari (BeKaL)

Kopi Pinogu

Komunitas Kopi Pinogu Indonesia

Kopi Serampas

Komunitas Rantau Kermas

Madu

Kopi su-re 250 gr

Sustainability & Resilience Co

Kopi su-re drip 10 gr

Sustainability & Resilience Co

Kopi su-re ground 50 gr

Sustainability & Resilience Co​

Kopi Toratima

Koperasi OMEA & Karsa Institute

Lada Hitam & Putih

Kelompok Usaha Bersama Batas Negeri Indonesia

Madu Hutan Apis Dorsata

Foressa

Madu Hutan Leuser

Komunitas Kempra Aceh Tamiang

Madu Hutan Nahla

UMKM Nahla

Madu Hutani

Rumah Bantala

Madu Hutan Sentra periau kapuas Hulu

Perkumpulan periau kapuas hulu

Madu Katia

Perkumpulan Teras Mitra

Madu Milanka ; 100% Asli Madu Hutan Indonesia ,

Milanka

Sago Pancake Mix

Sapapua

Sagu MangSir

Koperasi Bentang Karya Lestari (BeKaL)

Sagu Samate

Koperasi Bentang Karya Lestari (BeKaL)

Sagu Sapapua

Sapapua

Saraba Kelor Jahe Instan

IKM Menggaka

Sirup Belimbing Wuluh

Koperasi AMS

Virgin Coconut Oil

Katingan Mentaya Project - PT. Rimba Makmur Utama

Bawang Goreng "Dua Putra"

Deskripsi :
Bawang goreng merupakan salah satu pelengkap makanan yang tidak boleh terlewatkan. Tapi di tangan masayarat Kabupaten Sigi, bawang goreng dapat disantap sebagai camilan. Bawang goreng Sigi memiliki wangi yang cukup tajam dengan rasa lebih gurih serta kepingan-kepingan bawangnya terasa sangat renyah. Bawang goreng Sigi menggunakan bahan baku berupa bawang batu, yang berkembang dengan baik di Lembah kota Palu dan
Kabupaten Sigi, dengan nilai mutu nomor satu dengan kandungan air yang sangat minim.

Lokasi : Desa Soulove, Kec. Sigi Biromaru
Link pembelian : Whatsapp 

Bunga Telang Organik

 

Deskripsi :
Bunga Telang (Clitoria ternate) adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya adalah kandungan antioksidan pada bunga telang. Bunga telang organik picnic village merupakan produk unggulan umkm Istana Datin Anom Kampung Suak Merambai Kecamatan Bungaraya, yang diproduksi secara langsung mulai dari Budidaya secara organik dilahan pekarangan rumah hingga proses pengolahan kuntum bunga segar yang dikeringkan menjadi Bunga telang organik kering yang sudah dikemas dan siap untuk diseduh.

Lokasi : UMKM Istana Datin Anom
Link pembelian : Whatsapp 

Chocolate Chips SAMANGSIR

 

Deskripsi :
Kacang Merah Anggi merupakan hasil dari petani perempuan (mama-mama Papua) di seputaran Danau Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak. Ditanam secara organik tanpa menggunakan pestisida sintetis. Dengan membeli produk ini berarti anda telah membantu perekonomian petani terutama petani perempuan (mama-mama Papua) yang berada di seputaran Danau Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak

Lokasi :  Danau Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak
Link pembelian : Whatsapp

Coockies Mangrove (MANGKIES)

Deskripsi :
MANGKIES ( Mangrove Cookies ) ini adalah produk kreatif berbahan dari daun jenis salah satu mangrove asosiasi Pluchea indica, guna memperkenalkan ke masyarakat luas bahwa mangrove bisa di makan. Bahkan untuk jenis ini bisa dimanfaatkan sebagai obat berbagai penyakit antara lain Rematik, Hipertensi, TBC Kelenjar Leher, Penurun Panas Badan, Mengatasi Bau Badan Dan masih banyak lainya. Selain itu hasil dari Usaha nya didonasikan ke Kemangteer untuk Hutan Mangrove.

Lokasi : Manokwari, Papua Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Gula Aren Neera

Deskripsi :
Gula Aren merupakan salah satu produk yang pohonnya merupakan salah satu penjaga kelestarian lingkungan. akarnya berfungsi menjaga air tanah dan membuat tanah lebih padat dan kuat sehingga tidak terjadi kekeringan dan tanah longsor. Aren juga merupakan tanaman yang semua bagian tubuh tumbuhannya tidak mengandung limbah atau bisa di manfaatkan. akarnya jadi obat, batangnya jadi tepung, buahnya jadi kolang-kaling, mayangnya jadi gula aren dan masih banyak lagi. Ayo lestarikan aren agar kita tidak kekurangan air tanah dan menjaga hutan menjadi lebih lestari.

Lokasi : Hutan Desa Ciamis
Link Pembelian: Whatsapp

Gulau Enau

Deskripsi :
Gunau adalah gula enau, yang diolah dari nira enau atau dikenal aren. Tanaman ini menjadi tanaman khas Hutan Adat Bukit Padun Gelanggang dan sekitarnya yang ada di desa Air Terjun, kecamatan Siulak, kbupaten Kerinci.
Gunau diolah oleh kelompok Gupala (Kelompok Petani Penyadap Gula Aren Hutan Adat Bukit Sembahyang-Bukit Padun Gelanggang), dan diinisiasi dalam bentuk kelompok pengolah Gunau pada tahun 2017 Kapasitas produksi kelompok Gupala ini sudah mencapai 100 kg/minggu.
Bahan baku untuk pembuatan gulau enau adalah air nira yang diambil pada pagi dan sore hari. Pengambilan menggunakan ‘tukin’, kemudian dituang ke dalam kuali besar, dengan api sedang, menggunakan tungku kayu bakar, hingga mendidih dan mengental, baru kemudian dituang dalam percetakan yang terbuat bambu (tali bambu).
Produk yang dihasilkan saat ini baru berupa gula enau berukuran diameter 7 cm dengan ketebalan 1 cm dan permen 1 cm dan ketebaan 1 cm.
Sebagai konsumen cerdas, tentu dengan membeli produk ini berarti kita ikut mendorong kemandirian kelompok dalam pengelolaan dan pelestarian Hutan Adat di wilayah Kerinci.
Lokasi di Desa Air Terjun, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci

Lokasi : Desa Air Terjun, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci
Link pembelian : Whatsapp,

Gula Kelapa Kristal

Deskripsi :
Petani yang memproduksi gula kelapa Kristal sebagian besar adalah ex illegal logger , dan sekarang mereka di ajak untuk memanfaatkan lahan mereka sendiri dan tentu nya hasil yang mereka dapatkan juga bisa untuk menafkahi keluarganya. Selain itu ini adalah kerja keluarga, untuk para suami tugas nya mengambil nira yang akan di jadikan bahan baku, sedang kan istrinya ditugaskan untuk memasak.

Lokasi : Katingan dan kotawaringin timur
Link pembelian : Whatsapp

Gula Semut Aren

 

Deskripsi :
Gula semut aren ini diproduksi oleh petani aren di sekitar kawasan hutan. Petani aren harus menembus lebatnya hutan dengan tabung bambu yang ada dipundaknya untuk menampung hasil sadapan aren. Hasil penyadapan langsung dipanaskan dengan api dengan tujuan agar tidak terjadi pengasaman/fermentasi. KPH Unit VI Gorontalo mengajak para petani aren untuk terus menjaga kualitas gula semut agar petani sekitar hutan lebih sejahtera dan hutannya tetap terjaga dengan baik dan lestari.

Lokasi : Gorontallo
Link pembelian : Whatsapp 

Jahe Merah Pelawi

 

Deskripsi :
Minuman herbal jahe merah pelawi dibuat dari jahe merah pilihan yang diproses secara higienis dan dipadukan denga rempah-rempah khas Aceh Tamiang seperti kapulaga, kayu
manis dan bunga lawang. Minuman herbal jahe merah pelawi yang diproduksi oleh anggota Posyandu Pelawi Kampung Sukajadi ini, sebagian besar hasil penjualannya dipergunakan
untuk dana kesehatan posyandu.

Lokasi : Kampung Sukajadi
Link pembelian : Whatsapp 

Kacang Mente Panggang

Deskripsi :
Mente yang di produksi sekarang adalah mente yang berasal dari pohon mente yang di tanam di lahan gambut yang selama ini hanya menjadi lahan tidur, tidak di urus dan dirawat oleh pemiliknya. Dan tidak sedikit pula lahan tersebut kadang terbakar.

Lokasi : Katingan Mentaya Project - PT. Rimba Makmur Utama
Link pembelian : Whatsapp 

Kokoa Su-re

Deskripsi :
We got our single origin cacao from farmers in Samsaman, Tabanan - Bali. The cacao farmers implement intercropping method to grow their cacao trees. They grow cacao together with coconut, durian, cloves and banana. Their agriculture activities are managed by Subak system in Bali. The subak reflects the philosophical concept of Tri Hita Karana, which brings together the realms of the spirit, the human world and nature. su-re.cocoa is a special product from our collaboration with Primo Bali, a local chocolate producer. Inside our su-re.cocoa bar, you will find the crunchy Arabica coffee beans from Bajawa. It balances the taste of our product. su-re.cocoa has 2 size variants, those are 25 gr and 50 gr. Cocoa Bean origin: Samsaman Tabanan, Bali​ Coffee Bean origin: Single Origin Arabica Flores Bajawa​ Ingredients: Forastero and Criollo cocoa beans, castor sugar, Arabica coffee beans​ Producer: Primo​ Certification: Slow Food​ (slowfood.com/about-us/our-philosophy/) We give back 15% from wholesale price for both of our coffee and cocoa farmers as educational program of Climate Field School and biogas installation to provide clean.

Lokasi : Wolobobo, Bajawa - Flores
Link pembelian : Official Website su-re, Whatsapp

Kopi Anggi

Deskripsi :
Kopi Anggi merupakan kopi arabica yang berasal dari Kabupaten Pegunungan Arfak, propinsi Papua Barat dan berada pada ketinggian 1900 - 2000 mdpl. Kopi ini ternyata sudah ada di sana sejak tahun 1980an bahkan ada yang lebih lama lagi. Tapi masyarakat tidak pernah mengolahnya, karena mereka belum paham. Sejak 2018 Bentara Papua melakukan pendampingan untuk pengelolaan kopi kepada petani disana. Tidak hanya itu saja, tapi juga belajar bersama dengan petani dalam melakukan budidaya tanaman kopi dan meningkatkan kualitas kopi. Dengan pendekatan sistem agroforestry, agar bisa menjaga terjadinya peralihan fungsi lahan berskala luas.

Lokasi : Distrik : Anggi, Anggi Gida, Sururey
Link pembelian : Facebook, Whatsapp 

Kopi Bantian

 

Deskripsi :
Dengan menanam kopi sudah termasuk dengan penghijauan, selain manfaat penghijauan petani juga bisa mendapatkan hasil dari buah kopi tersebut. Selain itu juga dari penelitian terbukti bahwa tanaman kopi dapat menahan tanah dan air hampir sama dengan tanaman lain.

Lokasi : Katingan, Kotawaringin Utara
Link pembelian : Whatsapp 

Kopi Jahe Merah

 

Deskripsi :
Kopi Jahe Merah merupakan perpaduan unik antara kopi dengan jahe merah yang keduanya merupakan salah satu komoditas unggulan daerah perbatasan dari Entikong. Kopi yang dicampur jahe merah ini tidak akan mengubah cita rasa kopi tersebut, tetapi ustru menambah nikmatnya aroma kopi. Selain nikmat dan segarnya kopi jahe merah ini, kopi jahe merah ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehataan dan juga dapat membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Lokasi : Perbatasan Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Kopi Lada Hitam

Deskripsi :
Kopi Lada Hitam merupakan perpaduan unik antara kopi robusta dan lada hitam yang diolah secara tradisional. Walau namanya Kopi lada hitam namun tidak akan menghilangkan cita rasa kopi, tetapi justru akan menambah nikmat aromanya. Rasa pedas dari lada hitam juga tidak akan terasa saat meminumnya, namun tetap dapat menghangatkan tubuh setelah diminum.
Kopi lada hitam ini diinisiasi oleh Ibu Ayu dari Kelompok Usaha Bersama Batas Negeri Indonesia di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Melihat potensi lada hitam yang melimpah di Entikong, muncul keinginan Ibu Ayu untuk memberikan nilai tambah dari lada hitam agar dapar bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kopi lada hitam ini dikerjakan gotong royong oleh sebagian besar masyarakat Entikong, mulai dari bapak-bapak sebagai petani lada, ibu-ibu di bagian pengolahan, serta anak muda Entikong yang putus sekolah juga diberdayakan ibu Ayu untuk bagian pengemasan dan promosi.
Ibu Ayu dan teman-teman di Kelompok Usaha bisa memproduksi 50-100 kg setiap bulannya. Perpaduan unik antara kopi robusta dan lada hitam ini memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan di antaranya: a. Membantu melancarkan proses pencernaan

Nama Komunitas : Kelompok Usaha Bersama Batas Negeri Indonesia
Lokasi : Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
Link pembelian : Whatsapp, Instagram

Kopi Minyambouw

Deskripsi :
Kopi Minyambouw adalah kopi arabika yang dipetik dari buah cherry merah pilihan. Kopi ini tumbuh di lereng dan punggungan gunung di sekitar Cagar Alam Pegunungan Arfak dengan ketinggian antara 1.600 - 1.800 mdpl. Tanaman kopi di Minyambouw bukan dalam satu hamparan, kopi ini ditanam dengan pendekatan agroforestry dimana tanaman kopi berdampingan dengan kebun dan tanaman lainnya. Dengan pendekatan ini Kopi Minyambouw memiliki cita rasa yang khas dan unik, sehingga membuat orang ingin meminumnya terus. Ayo lestarikan Hutan Adat dan Cagar Alam Pegunungan Arfak dengan membeli produk-produk masyarakat adat dari Pegunungan Arfak.

Lokasi : Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Propinsi Papua Barat
Link pembelian : Facebook, Whatsapp 

Kopi Pinogu

Deskripsi :
Kopi Pinogu merupakan kopi peninggalan perkebunan VOC di tengah hutan di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Kopi jenis robusta ini tumbuh di kawasan enklave di Kecamatan Pinogu, yang merupakan area Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Kopi Pinogu ini memiliki perjalanan panjang sebelum bisa dinikmati masyarakat, makanya kopi ini dikenal dengan kopi perjuangan. Berawal dari kebun warga di kawasan enklave taman nasional, kopi ini ditanam secara alami tanpa menggunakan pupuk atau pestisida sehingga bebas dari residu kimia yang biasa menyertai pupuk buatan. Usai dipanen, biji kopi berkualitas ini harus dikeluarkan dari daerah asalnya.
Perjalanan panjang dimulai dari desa-desa di Kecamatan Pinogu, berkarung-karung kopi dipikul “kijang” (istilah untuk orang yang memikul barang) ke luar hutan. Tidak ada jalan yang mulus di hutan taman nasional, jalan tikus yang dipenuhi semak menjadi jalur yang dilalui dengan jalan kaki. Perjalanan ditempuh selama 7-9 jam untuk mencapai Desa Tulabolo dari pusat Kabupaten Bone Bolango. Sebagai produk yang berkualitas, Kopi Pinogu telah mendapat Sertifikat Indikasi Geografis. Kopi ini juga sudah ditetapkan sebagai kopi organik dengan kualitas A. Saat ini, Kabupaten Bone Bolango sudah bisa memproduksi kopi Pinogu 20-30 kg per bulan.

Nama Komunitas : Kopi Pinogu Indonesia
Lokasi : Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango

Kopi Serampas

Deskripsi :
Kopi Serampas adalah kopi robusta yang dipetik dari buah cherry merah pilihan pada pagi hari. Kopi ini tumbuh di lahan subur desa Rantau Kermas dengan ketinggian 1100 mdpl.
Dikelilingi oleh Taman Nasional Kerinci seblat, kopi robusta tumbuh subur dengan buah lebat, sehingga menghasilkan 3-4 ton/ha/thn. Dengan produktivitas tinggi, kopi robusta Serampas menjadi komoditi utama yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat berdampingan dengan pengelolaan sumber daya alam lestari dan berkelanjutan.
Kopi Serampas diolah oleh unit pengelola kopi Serampas yang berada di bawah naungan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Alam Depati Payung Desa Rantau Kermas. Kelompok tersebut pada awal mulanya merupakan bagian dari Kelompok Pengelola Hutan Desa (KPHA) Depati Kara Jayo Tuo Rantau Kermas dan diinisiasi oleh KKI Warsi sejak tahun 2017. Kapasitas produksi unit pengelola kopi Serampas ini sudah mencapai 100 kg/bulan untuk ground coffee, sedangkan untuk beras kopi mampu menghasilkan 5 kwintal-2 ton/bulan.
Secara uji kualitas, kopi Serampas masuk dalam kategori Fine Coffee dengan Final score 83,6 excellent oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PUSLITKOKA Jember) di tahun 2017.
Mari membeli kopi Serampas, untuk menjaga kelestarian alam depati Payung sekaligus keanekaragaman hayati di Hutan Adat dan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Lokasi : Desa Rantau Kermas, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin
Link pembelian : Whatsapp 

Kopi Su-re 250 gr

 

Deskripsi :
I will tell you a compelling story from Bajawa. Yes! As you all may knew, we buy our coffee beans from farmers in Bajawa, Flores. Surprisingly, they have been practicing agroforestry to plant coffee for generations even before the word "agroforestry" exist. It already inherited by their ancestors. Mr. Albert, one of our farmer, told me that they grow coffee in Wolobobo Protected Forest Area and they usually have shade trees to protect their coffee trees from storms, intensive raining and over heating. The coffee trees grow with shaded trees will experience less damage which will prevent the decrease of coffee production. Mahogany, eucalyptus and fai are the most common shade trees in their area. Speaking of which, fai tree is one of the important material to build the traditional house (or widely known as Rumah Adat) called Sa'o. It is not only as a place to live with the family but also a place for many cultural activities. Sa'o has deep meaning and represents values for local people in Bajawa. Furthermore, they don't only grow shade trees with coffee trees in the forest, they also have vegetable plants to diverse their source of food and income. And in the previous time, their great great grand parents brought vegetables as gift every time they got back from forest. All of these proven that agroforestry is part of their culture since long time ago. Their ancestors taught them about it. Agroforestry provides many environmental benefits, such as increase the productivity, land used management, carbon stocks, improve soil quality and food security. Amazing, right? Our coffee farmers do agroforestry not only for their own benefit, it is beyond for our nature and humankind. That's one of the amazing story behind our su-re.coffee. Note : Ingredients: Single Origin Arabica Flores Bajawa​ Process: Full washed​ Roasting: Medium roast​ Ground setting : Metal filter​ Flavour note: brown sugar, chocolate, orange, pineapple​ Roaster: Hungry Bird

Lokasi : Wolobobo, Bajawa - Flores
Link pembelian : Official Website su-re, Whatsapp 

Kopi su-re Drip 10 gr

Deskripsi :
I will tell you a compelling story from Bajawa. Yes! As you all may knew, we buy our coffee beans from farmers in Bajawa, Flores. Surprisingly, they have been practicing agroforestry to plant coffee for generations even before the word "agroforestry" exist. It already inherited by their ancestors. Mr. Albert, one of our farmer, told me that they grow coffee in Wolobobo Protected Forest Area and they usually have shade trees to protect their coffee trees from storms, intensive raining and over heating. The coffee trees grow with shaded trees will experience less damage which will prevent the decrease of coffee production. Mahogany, eucalyptus and fai are the most common shade trees in their area. Speaking of which, fai tree is one of the important material to build the traditional house (or widely known as Rumah Adat) called Sa'o. It is not only as a place to live with the family but also a place for many cultural activities. Sa'o has deep meaning and represents values for local people in Bajawa. Furthermore, they don't only grow shade trees with coffee trees in the forest, they also have vegetable plants to diverse their source of food and income. And in the previous time, their great great grand parents brought vegetables as gift every time they got back from forest. All of these proven that agroforestry is part of their culture since long time ago. Their ancestors taught them about it. Agroforestry provides many environmental benefits, such as increase the productivity, land used management, carbon stocks, improve soil quality and food security. Amazing, right? Our coffee farmers do agroforestry not only for their own benefit, it is beyond for our nature and humankind. That's one of the amazing story behind our su-re.coffee. Note : Ingredients: Single Origin Arabica Flores Bajawa​ Process: Full washed​ Roasting: Medium roast​ Ground setting : Metal filter​ Flavour note: brown sugar, chocolate, orange, pineapple​ Roaster: Hungry Bird

Lokasi : Wolobobo, Bajawa - Flores
Link pembelian : Official Website su-re, Whatsapp 

Kopi Su-re Ground 50 gr

 

Deskripsi :
I will tell you a compelling story from Bajawa. Yes! As you all may knew, we buy our coffee beans from farmers in Bajawa, Flores. Surprisingly, they have been practicing agroforestry to plant coffee for generations even before the word "agroforestry" exist. It already inherited by their ancestors. Mr. Albert, one of our farmer, told me that they grow coffee in Wolobobo Protected Forest Area and they usually have shade trees to protect their coffee trees from storms, intensive raining and over heating. The coffee trees grow with shaded trees will experience less damage which will prevent the decrease of coffee production. Mahogany, eucalyptus and fai are the most common shade trees in their area. Speaking of which, fai tree is one of the important material to build the traditional house (or widely known as Rumah Adat) called Sa'o. It is not only as a place to live with the family but also a place for many cultural activities. Sa'o has deep meaning and represents values for local people in Bajawa. Furthermore, they don't only grow shade trees with coffee trees in the forest, they also have vegetable plants to diverse their source of food and income. And in the previous time, their great great grand parents brought vegetables as gift every time they got back from forest. All of these proven that agroforestry is part of their culture since long time ago. Their ancestors taught them about it. Agroforestry provides many environmental benefits, such as increase the productivity, land used management, carbon stocks, improve soil quality and food security. Amazing, right? Our coffee farmers do agroforestry not only for their own benefit, it is beyond for our nature and humankind. That's one of the amazing story behind our su-re.coffee. Note : Ingredients: Single Origin Arabica Flores Bajawa​ Process: Full washed​ Roasting: Medium roast​ Ground setting : Metal filter​ Flavour note: brown sugar, chocolate, orange, pineapple​ Roaster: Hungry Bird

Lokasi : Wolobobo, Bajawa - Flores
Link pembelian : Official Website su-re, Whatsapp 

Kopi Toratima

 

Deskripsi :
Kopi Toratima adalah kopi robusta yang hanya bisa didapatkan di kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi. Toratima artinya “yang dipungut”. Kopi ini memang tidak dipetik dari pohon kopi, melainkan di pungut dari tanah setelah dimuntahkan oleh Kuskus, hewan endemik dari Sulawesi. Kandungan asam pada kopi ini juga sangat rendah sehingga aman bagi siapa saja

Lokasi : Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Link pembelian : Whatsapp 

Lada Hitam dan Putih

 

Deskripsi :
Lada hitam dan lada putih merupakan salah satu komoditas unggulan yang melimpah dari daerah perbatasan entikong, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Lada hitam dan lada putih merupakan hasil gotong royong dari para bapak-bapak petani lada dan ibu-ibu yang juga membantu dalam pengolahannya.

Lokasi : Perbatasan entikong, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Madu Hutan Apis Dorsata

Deskripsi :
Madu hutan sebagai salah satu komoditas dari HHBK dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat di sekitar areal hutan. terlebih bagi jenis lebah Apis dorsata, madu yang dihasilkan dapat dipastikan alami karena jenis lebah ini memiliki kepekaan terhadap polusi. dengan demikian jenis lebah Apis dorsata dapat menjadi indikator dari tolak ukur rusaknya ekosistem di suatu daerah. jenis lebah ini cenderung menghindari daerah-daerah yang berpolusi / rusak, seperti polusi dari kendaraan ataupun industri.

Lokasi : Taman Nasional Bukti Barisan Selatan, Kawasan hutan Lampung Register 30, 31, dan 27
Link pembelian : Whatsapp 

Madu Hutan Leuser

Deskripsi :
Madu Hutan Leuser merupakan salah satu madu unik yang dihasilkan di Kabupaten Aceh Tamiang. Uniknya adalah lebah ini tidak mau mengambil nektar yang berasal dari pohon yang menggunakan pestisida kimia, sehingga madu yang dihasilkan benar-benar bersih dari pestisida kimia. Dengan mengonsumsi Madu Hutan Leuser kita turut membantu menjaga kelestarian hutan, karena madu ini merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di sekitar hutan Leuser.
Petani madu menjaga agar pohon-pohon raja/ tualang tetap ada sehingga si lebah tidak mau pergi. Pohon tualang ini tumbuh di tengah-tengah hutan Leuser yang masih alami dan asri. Madu Hutan Leuser dikembangkan oleh kolaborasi Kelompok Tani Dayang Hitam, Kampung Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang; Forum Konservasi Leuser; dan Dinas Perindagkop Kabupaten Aceh Tamiang. Produksi Madu Leuser Lokop mencapai 900 kg-2 ton per musim (1 musim = 6 bulan).

Nama Komunitas : Kempra Aceh Tamiang
Lokasi : Desa Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang
Link pembelian : Tokopedia, Instagram, Whatsapp

Madu Hutan Nahla

 

Deskripsi :
Madu hutan ini diproduksi melalui sistem pengelolaan dan panen madu lestari dari hutan lahan basah tropis alami di Kabupaten Kapuas Hulu. Madu hutan ini juga diproses secara terkontrol tanpa pemanasan dengan tetap menjaga kehigienisan sehingga tidak merusak kualitas dan kemurniannya.

Lokasi : Kabupaten Kapuas Hulu
Link pembelian : Whatsapp 

Madu Hutani

Deskripsi :
Madu hutan ini diperoleh langsung dari hutan di daerah Kuningan oleh petani setempat. Petani langsung mengambilnya dengan cara memanjat pohon. Setelah dipisahkan dengan sarang lebah, madu di saring dan dikemas dalam wadah kaca steril. Rasanya fruity dan manisnya sedang. 100% madu asli yang alami. Dengan mengonsumsi madu ini, kita juga dapat mendukung produk lokal dari hutan Indonesia, meningkatkan pendapatan masyarakat dan perputaran lebah semakin baik.

Lokasi : Kuningan, Jawa Barat
Link pembelian : Instagram, Shopee, Whatsapp 

Sentra Madu Hutan Periau Kapuas Hulu

Deskripsi :
Madu merupakan hasil hutan non kayu,madu adalah produk obatan tradisional. Produk madu ini dihasilkan oleh petani-petani madu yang tergabung di Kapuas Hulu, selain menjadi petani madu mereka juga menjaga hutannya. Masyarakat percaya, hutan yang terjaga akan menghasilkan kualitas madu yang baik, madu yang berkualitas sangat baik untuk Kesehatan. Hutan adalah sumber kehidupan, dengan membeli produk madu hutan, kamu telah ikut menjaga kawasan hutan dari kerusakan dan kepunahan.

Lokasi : Kedamin darat kecamatan putussibau selatan kabupaten kapuas hulu Provinsi Kalimantan Barat
Link pembelian : Whatsapp

Madu Katia

Deskripsi :
Madu Hutan disebut juga dengan madu multiflora, karena madu hutan terbuat secara alami dari bermacam-macam bunga tanaman. Berbeda dengan madu ternak, umumnya madu hutan berwarna lebih coklat kehitaman karena banyak mengandung mineral, enzim dan zat bermanfaat lainnya. Para petani madu di Pulau Semau menempuh jarak kurang lebih 2 kilometer dari rumah menuju hutan untuk setiap kali memanen madu. dalam satu sarang, para petani madu dapat menghasilkan 5 sampai 8 botol madu ukuran 600ml setiap panennya. Pada sejarahnya, madu sudah digunakan oleh manusia sejak berabad-abad tahun yang lalu dari belahan dunia manapun. Selain digunakan sebagau pemanis, madu juga digunakan sebagai komponen untuk pengobatan. Bahkan, dulu di Mesir madu juga biasa digunakan sebagai alat bertransaksi. Madu murni memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan. Madu murni kaya akan protein, enzim, antioksidan, vitamin dan mineral serta memiliki kandungan nutrisi lainnya yang baik untuk tubuh kita. Beberapa manfaat yang dimiliki madu untuk tubuh kita yaitu dapat menambah energi, menguatkan imunitas tubuh, menyehatkan kulit dan dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas

Lokasi : Yogyakarta
Link pembelian : Instagram: @katia.product; Shopee: Katia Product; Tokopedia: Katia Product

Madu Milanka

Deskripsi :
Madu Milanka adalah 100% Asli Madu Hutan Indonesia yang dikemas menggunakan botol kaca sehingga terjamin Hygienist dan madu nya habis di konsumsi maka Botol kemasan nya dapat di gunakan sebagai tempat minum atau sebagai wadah bumbu dapur atau yang lain nya. Madu Milanka sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari karena Madu Milanka mengandung multi vitamin alami yang dibutuhkan oleh tubuh, tanpa proses pemanasan, tanpa pengawet, tanpa campuran apapun, bebas pestisida dan di Jamin 100% Asli Madu Hutan Indonesia.

Lokasi : Hutan Bangka, Hutan Riau, Pegunungan Dieng, Hutan Lombok
Link pembelian : Whatsapp 

Sago Pancake Mix

 

Deskripsi :
SAPAPUA®️ adalah merek pati sagu unggulan kami untuk pasar retail yang dihasilkan dari hutan sagu alami di Sorong Selatan, Papua Barat, diolah dan diproduksi oleh anak perusahaan kami, PT ANJ Agri Papua (ANJAP). Kami mengekstrak pati sagu dari hutan sagu alami di Papua Barat dengan menerapkan pemanenan selektif, penanaman kembali saat memanen, serta memulihkan tanah dan biomassa yang terganggu selama masa panen. Pohon sagu yang kami olah tumbuh secara alami tanpa pestisida, pupuk atau zat tambahan lainnya. Mengelola keseimbangan air sangat penting untuk hutan sagu dan kami melakukannya sesuai dengan praktik terbaik guna memastikan tidak ada dampak lingkungan yang negatif pada ekosistem. Kami juga mempertahankan nilai keanekaragaman hayati dalam area konservasi dengan berfokus pada spesies- spesies utama yang ada di area konservasi tersebut. Komitmen ANJ terhadap bisnis sagu di Papua Barat selaras dengan strategi provinsi dalam mempromosikan sagu sebagai komoditas yang berpotensi memberikan kontribusi penting bagi perekonomian lokal dan pengembangan komoditas berkelanjutan di Papua, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Selain itu, ANJ bekerja sama dengan pemerintah dan beberapa komunitas untuk berpartisipasi dalam mempromosikan pengembangan sagu sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan nasional. Secara lokal, kami juga membangun tenaga kerja yang terampil dan berdaya yang siap menghadapi tantangan bisnis kami yang semakin kompleks. Khususnya di lokasi terpencil, kesempatan kerja dan peningkatan kapasitas yang kami sediakan bagi masyarakat lokal memainkan peran penting dalam transformasi sumber mata pencaharian dan perekonomian lokal ke arah yang lebih baik, bagian penting dari visi kami untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tak hanya memberdayakan masyarakat lokal lewat peluang kerja, salah satu proyek Pengembangan Bertanggung Jawab kami lainnya adalah Warung Mama. Program ini mempromosikan dan memfasilitasi penjualan produk makanan berbasis sagu yang dibuat oleh wanita lokal (mama). Warung Mama berperan penting dalam memberikan keterampilan baru dan memberdayakan kaum wanita setempat di wilayah yang tidak memberikan banyak peluang bagi kaum wanita. Kami mengajak dan membimbing para mama di sekitar perusahaan untuk membuat kreasi olahan dari sagu hingga penjualan serta mengelola keuangannya.

Lokasi : Hutan sagu alami di Sorong Selatan, Papua Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Sagu MangSir

Deskripsi :
Sagu, Hutan dan Masyarakat Adat Knasaimos merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan sejak dahulu kala. Jika salah satunya rusak maka, kehidupan yang ada di Knasaimospun akan rusak. Oleh sebab itu ayo kita lestarikan hutan dan sagu di wilayah adat Knasaimos dengan membeli produk-produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang berkelanjutan dari wilayah ada Knasaimos.

Lokasi : Kampung Sira & Kampung Manggroholo, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Propinsi Papua Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Sagu Samate

Deskripsi :
SAGOO merupakan tepung sagu yang dihasilkan dari 100% sari pati pohon sagu sagu yang tumbuh subur dan alami di sekitar Cagar Alam Salawati yang berada di Pulau Salawati, Kabupaten Raja Ampat. Tepung sagu ini dikelola oleh kelompok perempuan (mama-mama Papua) yang tergabung dalam Koperasi Akne Lefo, Kampung Samate, Distrik Salawati Utara. Dengan membeli produk ini berarti anda telah berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan Masyarakat Adat dan perlindungan Cagar Alam Salawati di Raja Ampat.

Lokasi : Kampung Samate, Distrik Salawati Utara, Kabupaten Raja Ampat, Propinsi Papua Barat
Link pembelian : Facebook, Whatsapp 

Sagu Sapua

 

Deskripsi :
SAPAPUA®️ adalah merek pati sagu unggulan kami untuk pasar retail yang dihasilkan dari hutan sagu alami di Sorong Selatan, Papua Barat, diolah dan diproduksi oleh anak perusahaan kami, PT ANJ Agri Papua (ANJAP). Kami mengekstrak pati sagu dari hutan sagu alami di Papua Barat dengan menerapkan pemanenan selektif, penanaman kembali saat memanen, serta memulihkan tanah dan biomassa yang terganggu selama masa panen. Pohon sagu yang kami olah tumbuh secara alami tanpa pestisida, pupuk atau zat tambahan lainnya. Mengelola keseimbangan air sangat penting untuk hutan sagu dan kami melakukannya sesuai dengan praktik terbaik guna memastikan tidak ada dampak lingkungan yang negatif pada ekosistem. Kami juga mempertahankan nilai keanekaragaman hayati dalam area konservasi dengan berfokus pada spesies- spesies utama yang ada di area konservasi tersebut. Komitmen ANJ terhadap bisnis sagu di Papua Barat selaras dengan strategi provinsi dalam mempromosikan sagu sebagai komoditas yang berpotensi memberikan kontribusi penting bagi perekonomian lokal dan pengembangan komoditas berkelanjutan di Papua, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Selain itu, ANJ bekerja sama dengan pemerintah dan beberapa komunitas untuk berpartisipasi dalam mempromosikan pengembangan sagu sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan nasional. Secara lokal, kami juga membangun tenaga kerja yang terampil dan berdaya yang siap menghadapi tantangan bisnis kami yang semakin kompleks. Khususnya di lokasi terpencil, kesempatan kerja dan peningkatan kapasitas yang kami sediakan bagi masyarakat lokal memainkan peran penting dalam transformasi sumber mata pencaharian dan perekonomian lokal ke arah yang lebih baik, bagian penting dari visi kami untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tak hanya memberdayakan masyarakat lokal lewat peluang kerja, salah satu proyek Pengembangan Bertanggung Jawab kami lainnya adalah Warung Mama. Program ini mempromosikan dan memfasilitasi penjualan produk makanan berbasis sagu yang dibuat oleh wanita lokal (mama). Warung Mama berperan penting dalam memberikan keterampilan baru dan memberdayakan kaum wanita setempat di wilayah yang tidak memberikan banyak peluang bagi kaum wanita. Kami mengajak dan membimbing para mama di sekitar perusahaan untuk membuat kreasi olahan dari sagu hingga penjualan serta mengelola keuangannya.

Lokasi : Hutan sagu alami di Sorong Selatan, Papua Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Saraba Kelor Jahe Instan

 

Deskripsi :
Saraba adalah salah satu minuman hangat khas Sulawesi yang berbahan baku utama jahe. Saraba di Kabupaten Sigi diracik unik dengan menambahkan cita rasa daun kelor. Daun kelor sendiri merupakan salah satu rempah hutan khas Kabupaten Sigi yang juga menjadi salah satu tumbuhan yang hidup di area penyangga Taman Nasional Lore Lindu. Rempah hutan ini sudah sejak jaman nenek moyang memiliki banyak manfaat juga untuk kesehatan.

Lokasi : Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Link pembelian : Whatsapp 

Sirup Belimbing Wuluh

 

Deskripsi :
Belimbing Wuluh adalah salah satu hasil hutan yang populer di kalangan masyarakat Sintang. Selama ini belimbing wuluh hanya dimanfaatkan untuk membuat sambal, lauk, dan santapan penduduk lokal. Namun sekarang belimbing wuluh sudah diolah menjadi produk sirup yang memiliki berenaka macam manfaat yang baik untuk kesehatan.

Lokasi : Sintang, Kalimantan Barat
Link pembelian : Whatsapp 

Virgin Coconut Oil

 

Deskripsi :
Virgin Coconut Oil atau biasa di sebut VCO dibuat oleh kelompok Bawi Mentaya di desa Hantipan Kec. Pulau Hanaut yang dimana disana berlimpah sekali kelapa. kenapa di buat VCO karena untuk menaikkan pendapatan masyarakat sekitar. karena kalau tidak dibuat VCO harga kelapa yang di jual sangat jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

Lokasi : Katingan dan Kotawaringin Timur
Link pembelian : Whatsapp