Mengenal Bahan Skincare dari Minyak Tengkawang

Dipublikasikan oleh admin pada 30 May 2021

Oleh: Andrian Pramana

Memilih produk skincare yang ramah sosial dan lingkungan adalah bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian ekosistem, termasuk hutan. Caranya dengan memilih produk yang menggunakan bahan baku lestari. Salah satunya kita bisa mengenal komoditas bahan skincare dari minyak tengkawang.

Ilusrasi penggunaan skincare | Sumber foto: Christine Hume/Unsplash

Baca juga: Mengenal 6 Pohon Menakjubkan di Dunia

Tengkawang (Shorea stenoptera) atau meranti merah mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Ia terkenal sebagai penghasil minyak nabati bergizi tinggi. Turunannya ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan dan kosmetik. Tengkawang tidak selalu berbuah setiap tahunnya yakni 3-4 tahun sekali, sekali produksi buah yang dihasilkan sangat berlimpah, biasanya saat produksi melimpah masyarakat sekitar/ pemanen menyebutnya dengan penen raya.

Bunga tengkawang yang mengandung biji di dalamnya | Sumber foto: wikimedia.org

Turunan dari buah tengkawang ini adalah minyak tengkawang yang menjadi salah satu hasil hutan bukan kayu dari Kalimantan. Minyak ini diproses dari biji buah tengkawang yang mengandung asam stearat serta asam oleat yang tinggi. Kandungan ini dipercaya efektif menjaga elastisitas kulit sehingga kulit lebih sehat. Karenanya banyak digunakan sebagai bahan baku kosmetik atau obat untuk kulit.

Di Kalimantan Barat, minyak tengkawang memiliki ragam istilah seperti  tengkawang tungkul, ajul, engkabang, lelanggai, dan seput undai. Pohon tengkawang atau meranti merah ini merupakan salah satu jenis endemik dari hutan Kalimantan dan sebagian kecil Sumatra.

Baca juga: Manfaat Hutan bagi Kehidupan

Masyarakat suku Dayak di Kalimantan Barat menganggap pohon tengkawang sebagai pohon kehidupan, karena fungsinya yang serbaguna dan pohon ini diwariskan oleh nenek moyang suku Dayak. Masyarakat Dayak biasanya membawa sekumpulan buah tersebut untuk dijemur dan olah menjadi salai yang dikeringkan dengan cara diasap. Saat musim raya, mereka khusus membuat gubuk untuk menyalai tengkawang. Mereka telah membudidayakan tengkawang tungkul sejak tahun 1881 dan biasanya secara tradisional bisa dimanfaatkan sebagai penyedap makanan dan ramuan obat-obatan.

Minyak tengkawang yang diekstrak dari biji tengkawang ini kemudian diolah menjadi mentega/lemak. Butter dari buah tengkawang di pasaran dunia dikenal dengan Borneo Illipi (Gren butter) karena satu-satunya yang ada di dunia. Keunggulan dari butter dari buah Tengkawang proses pembuatanya tidak ada campuran bahan lain termasuk campuran dari senyawa kimia untuk membuat sebuah butter. Maka produk ini disebut produk organik.

Mentega tengkawang | Sumber foto: mongabay.com

Mentega mentawang ini dijadikan sebagai bahan baku skincare karena punya banyak keunggulan seperti; 

1. Melembabkan dan melembutkan kulit lebih lama daripada pelembab kimia yang lain.

2. Memperbaiki fleksibilitas dan elastisitas kulit.

3. Mencegah timbulnya kerutan.

4. Mencegah degenerasi sel-sel kulit.

5. Melindungi dari sinar UV-A dan UV-B.

6. Membantu mencegah penuaan dini.

_______________________________________________________________________

Referensi:

[1] https://umkmkalbar.id/info-umkm/mentega-tengkawang-bahan-kosmetik-super-asli-kalimantan-penantang-shea-butter/

[2] https://www.mongabay.co.id/2019/06/27/tengkawang-maskot-kalimantan-barat-yang-tidak-lagi-diandalkan/

[3] http://kpshk.org/2019/12/26/pohon-konservasi-penghasil-minyak-tengkawang/

[4] Majalah Sains Indonesia Edisi 57 Tahun 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2021 Hutan Itu Indonesia. All Rights Reserved.
cross