Mengenal Agroforestry bareng Su-re.co

Dipublikasikan oleh admin pada 08 Dec 2020

Photo Tri Saputro/CIFOR
Dokumentasi Agroforesty di Lubuk Beringin

Oleh : Indah Puspita Sari

Su-re.co sendiri memiliki kepanjangan dari Sustainable and Resilience Community or Corporation. Su-re.co adalah organisasi yang melakukan pengembangan Agroforestry dengan mengajak komunitas atau organisasi lain untuk ikut serta.

Agroforestry adalah perpaduan perhutanan & pertanian dimana memiliki fungsi mengurangi perubahan cuaca, memberi siklus nutrisi untuk tanah, dan memberi simbiosis untuk makhluk hidup yang ada disekitar hutan & pertanian tersebut. Kerena itu hutan tidak ditebangi secara keseluruhan hanya untuk lahan pertanian tapi menanam keduanya saling berdampingan sehingga apabila terjadi kerugian seperti gagal panen pada pertanian, maka dapat diganti atau ditutupi dari hasil tanaman hutan.

Hasil dari Agroforestry yang Ada di Su-re.co saat ini adalah coklat dan kopi, dengan Basecamp Sureco yang bertempat di Canggu Bali, Su-re.co melakukan 'Give Maker‘ atau sebagai pemberi hadiah kepada Bumi dengan melakukan 3 hal sebagai berikut :

  1. Think Thank, yaitu memikirian apa saja yang akan dilakukan dalam rangka save Earth. Seperti kegiatan yang sedang dilakukan dengan Komisi Europa Saat ini yaitu typing Clean Energy transisi untuk listrik.
  • Do Thank, yaitu melakukan melalui bisnis, seperti kerja sama dengan instansi Bio Gas dalam menghasilkan pupuk organik yang akan digunakan untuk penanaman kopi & coklat, melakukan pengembangan produk Lilian & sabun.
  • Be Thank, yaitu : memberikan Training kepada Para petani untuk meningkatkan ilmu dan wawasan mereka dalam bercocok tanam, melakukan pengetahuan tentang iklim sehingga dapat memilih jenis tanaman yang cocok, sehingga dapat menerapkan konsep Agroforestree.

Founder dari Su.re.co sendiri adalah DR. Takeshi Takama, pengalaman yang mendorong beliau mendirikan Su.re.co ini adalah kerena pengalaman yang didapat saat di Africa, dimana mendapat banyak ilmu dan dijadikan landasan dalam mendirikan Sureco dengan Motto 'dont jus studi but so something‘.

Hasil Su.re.co sendiri sudah Go-International dengan mengirimkan produk Sureco ke cafe-cafe organik dan memperkenalkan produk Su-re.co kepada orang di Jepang yang memang menyukai produk Bali.

Dalam melakukan pengembangan Agroforestry akan memakan waktu lebih lama terkait, pemilihan jenis tanaman yang dapat ditanam berdampingan, pemulihan tanaman yang memiliki hasil paling menguntungkan dalam waktu tertentu, pengaturan waktu dalam menanam, pembuatan pupuk organik yang diajarkan instansi Bio Gas juga memiliki waktu yang tidak cepat, serta  dukungan SDM juga kebijakan, semua mempengaruhi proses dalam melakukan Agroforestry.

Daerah yang sudah melakukan sistem Agroforestry contohnya di Lampung dengan menanam pohon damar disekitar jagung & padi. Daerah Bajawa di Flores juga menanam tanaman kopi & palawija sebagai tanaman peneduh, lalu diganti dengan tanaman sengon & jabon karena tanaman ini cocok untuk memperbaiki struktur tanah & kaya akan nitrogen. Bali juga sudah sering mengadakan pelatihan bagi para petani untuk mendapat informasi tanaman apa saja yang cocok ditanam bersama dengan kopi dan coklat, juga mengadakan pelatihan yang bekerjasama dengan BMKG, agar para petani paham akan iklim dan dapat memilih tanaman yang tepat saat ditanam diiklim tersebut.

Dalam hal bisnis Su-re.co sudah melakukan kerjasama dengan para pengusaha daerah di Bali, memasarkan produknya ke cafe–cafe serta membuat produk olahan coklat dan kopi dalam dukungannya untuk petani agroforestry di Bali dan workshop seperti yang sudah dilakukan yakni Climate Field School for Coffee Farmer .

Artikel ini adalah artikel liputan kegiatan Hore Hutan 30 bersama Su-re.co

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2021 Hutan Itu Indonesia. All Rights Reserved.
cross