Rayakan Hari Lingkungan Hidup, Aktivis Lingkungan Gelar Lomba Lari #KuLarikeHutan

[Video] #KuLariKeHutan untuk #HijaukanIndonesia
June 20, 2016
[Siaran Pers] Pesona Hutan
September 7, 2016

Rayakan Hari Lingkungan Hidup, Aktivis Lingkungan Gelar Lomba Lari #KuLarikeHutan

Sejumlah selebritis ikut merayakan hari lingkungan hidup dengan berlari amal #KulariKeHutan. Foto: Idoep/Ridhwan Siregar

Aktivis lingkungan menggelar aksi #KuLarikeHutan untuk #HijaukanIndonesia.

TRIBUNNEWS.COM. Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian acara kampanye “Hutan Itu Indonesia” yang diluncurkan jejaring Hutan Itu Indonesia untuk merayakan Hari Lingkungan Hidup.

Setelah kampanye diluncurkan pada Hari Bumi tanggal 22 April 2016 lalu, kali ini masyarakat Indonesia diajak untuk melakukan lari santai sekaligus memberikan kontribusi nyata untuk hutan Indonesia lewat program adopsi pohon di kawasan konservasi binaan masyarakat di Jambi, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat yang dikelola oleh organisasi KKI WARSI dan WWF-Indonesia, antara lain di Hutan Nagari Sirukam, Hutan Adat Serampas-Rantau Kermas Jambi, dan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Gita Syahrani, salah satu penggagas kampanye “Hutan Itu Indonesia” mengatakan, “Program adopsi pohon dirancang untuk mendukung upaya konservasi hutan Indonesia yang masih baik kondisinya oleh masyarakat dan organisasi lokal.

Aksi ini merupakan salah satu contoh aksi nyata yang bisa dilakukan setiap orang Indonesia yang ingin menunjukkan kepeduliannya pada kelestarian hutan Indonesia. Pohon-pohon adopsi hasil kegiatan #KuLariKeHutan untuk #HijaukanIndonesia akan dapat dipantau kelangsungan hidupnya selama satu tahun melalui situs www.pohonasuh.org dan www.mybabytree.org.”

“Beberapa kegiatan kampanye ‘Hutan Itu Indonesia’ diharapkan dapat menggugah masyarakat Indonesia bahwa hutan adalah identitas bangsa yang harus dibanggakan dan dilindungi. Salah satu usulan kami adalah diresmikannya Hari Hutan Indonesia yang dapat menjadi momentum diperbaruinya komitmen masyarakat Indonesia untuk melindungi kelestarian hutan Indonesia.”

Tanggal yang diusulkan adalah 13 Mei, bertepatan dengan disahkannya moratorium hutan sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut yang telah diperpanjang oleh Presiden Jokowi hingga Mei 2017.

Lari santai #KuLarikeHutan dan #HijaukanIndonesia yang dilakukan saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) hari ini di fX Sudirman akan dilakukan oleh lebih dari 600 pelari yang telah terdaftar.

Peserta bisa berlari sejauh yang mereka inginkan selama durasi dua jam (mulai pukul 06.00-08.00 WIB) dan untuk setiap 5 (lima) km yang dicapai setiap pelari, maka satu pohon akan diadopsi selama satu tahun. Pelaksanaan kegiatan #KuLariKeHutan dilakukan bekerja sama dengan komunitas Fake Runners dan UNDP Indonesia.

Sejauh ini, sudah ada 1000 pohon yang akan diadopsi. Karena animo yang luar biasa dari masyarakat, mereka yang tertarik berpartisipasi di #KuLariKeHutan tetapi tidak sempat mendaftar tetap dapat bergabung dalam kegiatan #HijaukanIndonesia melalui donasi langsung untuk adopsi pohon kepada “Hutan Itu Indonesia” melalui situs Kitabisa.com mulai tanggal 27 Mei hingga 4 Juni 2016.

Hasil dari penggalangan dana ini diumumkan hari ini dan ditambahkan ke jumlah pohon yang akan diadopsi oleh para pelari #KuLariKeHutan dengan dukungan UNDP Indonesia. Para pendukung kampanye “Hutan Itu Indonesia” lainnya juga bisa turut berkegiatan dari berbagai lokasi untuk #HijaukanIndonesia, termasuk CFD Jakarta, dengan menggunakan baju hijau.

Hingga saat ini, masih banyak permasalahan hutan yang membutuhkan perhatian masyarakat. Hutan merupakan hal yang jauh dari kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat seringkali sulit memahami mengapa hutan adalah identitas kebanggaan bangsa yang patut dilindungi. Padahal hutan Indonesia merupakan kekayaan seluruh masyarakat Indonesia, baik yang tinggal di dekat maupun jauh dari hutan. Kita semua mendapatkan manfaat dari berbagai fungsi hutan termasuk mengatur siklus air, mencegah banjir dan erosi, menyimpan karbon, menjadi rumah berbagai keanekaragaman hayati, kekayaan alam, dan menjadi bagian budaya Indonesia.

“Hutan Itu Indonesia” merupakan gerakan terbuka yang diinisiasi oleh sekelompok orang muda dari berbagai latar belakang yang mengajak masyarakat agar lebih dekat, cinta, dan membuat aksi menjaga hutan lewat berbagai aktivitas kampanye kolaboratif dengan pesan positif.

Artikel asli dapat diakses di tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *